Tensimeter

Tensimeter merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengetahui besar dan kecilnya tekanan darah pada seseorang, contoh saja bila anda sering mengalami rasa letih, lemas, pusing dan sulit berkonsentrasi menandakan bahwa tekanan diri anda kurang dari 120/80 mmH. Hasil pemeriksaan menggunakan tensimeter digunakan sebagai awal diagnosis sebelum dilakukan tes darah.

Saat ini tensimeter memiliki 3 jenis mulai dari tensi konvensional yang menggunakan air raksa sebagai pengukur tekanan darah yang banyak di pakai di rumah sakit, dan klinik. Memiliki tingkat akurasi yang sangat tinggi, namun memiliki sisi kelemahan pada sisi pelindungnya yang mudah pecah yang dapat membahayakan pasien.

Tensimeter aneroid merupakan tensimeter jenis kedua yang tidak menggunakan air raksa, sebagai penggantinya tensimeter aneroid menggunakan jarum untuk melakukan pengukuran tensi darah. Namun tensimeter jenis ini memiliki kelemahan yaitu terletak pada pembacaan data karena hasil yang ditunjukan oleh jarum sangat sulit dibaca secara pasti.

Seiring dengan perkembangan tensimeter tersebut, maka produsen banyak yang memproduksi tensimeter digital. Keunggulannya terletak pada hasil data spesifik mudah dibaca serta akurat dan tensimeter digital saat ini mulai di pakai di kalangan klinik, rumah sakit dan pribadi. Penggunaanya juga cukup mudah, dengan memasang pada lengan maka secara otomatis data tersebut akan keluar. Kelemahan pada tensimeter ini terletak pada baterai, bila baterai habis maka akurasi menjadi rendah.

Tensimeter



Mengapa Kita Perlu Tensimeter ?

Banyak manfaat bila kita memiliki tensimeter sendiri dirumah, apalagi bila seseorang telah mencapai usia diatas 40 tahun. Berikut ini beberapa manfaat :

  1. Mencegah Terlambatnya Pengobatan. Seperti yang anda tahu, tekanan darah di ibaratkan seperti selang, bila menekan selang terlalu lama dapat menyebabkan aliran air menjadi lambat sehingga pasokan air yang keluar tidak tercukupi. Bila hal ini terjadi pada tubuh kita, dapat berakibat kekurangan pasokan aliran darah ke jantung dampaknya seperti nyeri di dada, jantung berdebar, lemas, pusing dan lain – lain. Sebaliknya bila aliran darah terlalu kencang dapat mengakibatkan hal yang fatal diantaranya stroke, ginjal, pusing, denyut nadi tidak teratur dan masih banyak lagi. Obat antihipertensi merupakan obat tekanan darah, namun antihipertensi ini memiliki macam jenis tergantung dari apakah seseorang mengalami tekanan darah rendah atau tinggi.
  1. Memantau Tingkat Keparahan Tekanan Darah Anda. Faktor usia, makanan dan gaya hidup sering kali mengakibatkan tekanan darah yang tidak normal dengan memantau setiap hari dengan menggunakan tensimeter, dapat mencegah terjadinya komplikasi serius di pembekakan jantung, ginjal dan stroke.



Rekomendasi Tensimeter Dari Mitra Kami

Beberapa produk tensimeter mulai dari tensimeter air raksa, aneroid dan tensimeter digital terbaik. Berikut ini rekomendasi dari mitra kami :


Tensimeter diatas merupakan tensimeter yang banyak dipakai di klinik dan rumah sakit. Memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi Customer Service kami, hubungi kami melewati chat online, telephone, sms ataupun Whatsapp karena kami siap membantu anda dengan sepenuh hati.


Tags: , , ,