Sterilisator

Sterilisator merupakan alat yang digunakan untuk membunuh bakteri, kuman dan virus yang menempel pada peralatan, khususnya pada peralatan dokter seperti stetoskop, alat operasi, alat bidan dan alat – alat rumah sakit lainnya. Pentingnya alat sterilisator sangat dibutuhkan, mengingat bahwa proses sterilisasi yang tidak benar dapat menyebabkan timbulnya penyebaran penyakit hepatitis, HIV dan bakteri lainnya.

Sterilisator basah merupakan sterilisator yang banyak digunakan untuk melakukan desinfektan pada peralatan non elektronik. Elemen basah pada alat sterilisator akan merendam peralatan hingga terjadi pemanasan air sampai menguap. Alat sterilisasi tipe basah ini biasanya dapat menampung volume air hingga 100 liter dengan tingkat pengerjaan 0 – 60 menit. Contoh peralatan yang masuk pada alat sterilisator basah seperti pinset, gunting, tabung, sarung tangan (handscoon), piring, cangkir, botol bayi, selang infus, tampon dan masih banyak lagi.

Bagi yang ingin melakukan sterilisasi non basah dapat menggunakan tipe sterilisator kering, cara kerjanya adalah dengan memanfaatkan udara panas yang dihasilkan dari pemanasan filamen. Hal perlu di perhatikan adalah jenis barang yang masuk ke dalam sterilisator kering, diantaranya tidak boleh berbahan plastik, ataupun karet karena dapat meleleh. Suhu yang dihasilkan sterilisator kering berkisar 1500 CC hingga 1700 CC.

Sterilisator

Selain dimanfaatkan di bidang kesehatan, sterilisator juga digunakan di instansi pabrik sebagai pembersihan bakteri pada produk – produk yang daur ulang seperti botol plastik, pembuatan gigi dan masih banyak lagi.



Rekomendasi Sterilisator Dari Mitrakesehatan.com

Beberapa jenis sterilisator yang kami rekomendasikan yang dapat digunakan di instansi anda, baik instansi rumahan, perusahaan maupun rumah sakit. Berikut ini rekomendasi dari mitra kami :


Alat sterilisator di atas merupakan alat yang memiliki kualitas tinggi yang mampu mensterilkan benda – benda yang terbuat dari logam, kaca dan keramik. Beberapa produk diatas juga terdapat penambahan sistem baru berupa infrared ray sebagai sterilisasi tambahan. Silahkan hubungi Customer Service kami informasi lebih lanjut dan cara pemesanan. Hubungi kami lewat chat online, telephone, sms dan whatsapp karena kami siap melayani anda setiap waktu.



Tips Pemeliharaan Alat Sterilisator

1. Perlakuan setiap jenis sterilisator memang berbeda, apabila alat yang digunakan adalah sterilisator kering maka tidak diperkenankan memasukan peralatan yang bersifat mengandung air, hal ini menghindari terjadinya konsleting akibat arus listrik.

2. Menjaga agar alat sterilisator tidak berkarat, karena uap panas yang dihasilkan dapat membuat lapisan metal berubah warna. Silahkan melakukan perawatan – perawatan setiap dua bulan sekali kepada teknisi terkait agar tetap awet.

3. Cek juga setiap saat pada pemasangan kabel karena daya yang dihasilkan cukup tinggi antara 300 hingga 800 watt, dapat menyebabkan percikan api. Pemasangan kabel yang kendor dapat menyebabkan ngefong.


Tags: ,