Ikan Lele Mengandung Sel Kanker ? Inilah Kata Dr Oz Indonesia

Benarkah ikan lele mengandung sel kanker? Banyak beredar isu mengenai ikan yang lezat ini, bahwa terdapat sekitar 3000 sel kanker yang terletak di dalam tubuh ikan lele. Mari kita kupas secara mendalam menurut Dr Oz Indonesia.

Siapa yang tidak mengenal ikan yang satu ini? pasti semua negara pun mengetahuinya karena dagingnya sangat lembut dan memiliki nilai gizi yang sangat tinggi. Lele merupakan jenis ikan yang tergolong sangat kuat dan dapat hidup di air limbah sekalipun. Bila anda berada di indonesia, pasti tidak akan lepas yang namanya masakan lele, banyak sekali olahan yang dapat dibuat dengan bahan lele diantara pecel lele, tongseng, kemangi kuah pedas lele, dan masih banyak lagi.



Kenapa Banyak Opini Masyarakat Bahwa Ikan Lele Mengandung Sel Kanker, Benarkah Demikian?

Opini masyarakat ini sempat menjadi viral juga bahkan menjadi heboh di dunia informasi berita, dan hal ini juga telah di ungkap oleh acara televisi Dr.Oz Indonesia. Lalu benarkah lele ini bila dikonsumsi oleh seseorang dapat menyebabkan kanker?

Menurut Dr. Oz indonesia telah diungkap dan telah dijelaskan di video https://www.youtube.com/watch?v=UAeR6_E17-E&t=32s menyimpulkan bahwa ada 2 Hal yang menyebabkan ikan lele ini memiliki ribuan sel kanker, diantaranya :


1. Dimanakah Tempat Lele Di Budidayakan? Apa Layak?

Hadirnya opini ini membuat dinas perikanan turut ikut serta melakukan penelitian dan hasil mengungkapkan bahwa beberapa lele sampel mengandung sel kanker dan beberapa lainnya negatif. Setelah ditelurusi di berbagai peternak ikan lele, ternyata penyebabnya adalah “tempat lele itu dibudidayakan”.

Ada beberapa lele yang hidup di dalam kolam dengan limbah yang tidak layak di konsumsi dan ada pula yang hidup di air tawar. Para peternak lele itu mengaku bahwa kemampuan ikan lele dapat hidup di air yang keruh sekalipun bahkan berada di tumpukan sampah maupun kotoran kotoran babi sehingga para peternak tidak perlu repot repot dalam menguras air tambaknya.

Inilah yang menjadikan lele itu sangat beracun, lele tersebut secara langsung terkontaminasi cairan cairan yang tergolong memberikan dampak buruk bagi pengkonsumsinya.


2. Apakah Lele itu Mengkonsumsi Kotoran Atau Limbah?

Menurut dokter Oz Indonesia dalam videonya, telah dikemukakan bahwa “sesuatu dari atas” dapat kecemplung sehingga lele itu mengkonsumsinya. Bagaimana dengan kotoran kotoran seperti ayam, burung atau bahkan babi? Tentu sudah jelas bukan, bahwa lele merupakan salah satu jenis ikan yang memakan kotoran.

Saat ini banyak peternak lele yang dapat memanfaatkan pakan alternatif seperti kotoran sapi, unggas, manusia dan sebagainya. Hal ini memang memberikan keuntungan tersendiri bagi peternak lele, untuk meraup keuntungan 2x lipat, proses pembuatannya sangat sederhana sebagai contoh adalah kotoran sapi :

  1. Masukan kotoran sapi ke dalam tong atau wadah yang bisa tertutup

  2. Campurkan limbah seperti ampas tahu

  3. Aduk hingga bercampur

  4. Biarkan terbuka tong atau wadah tersebut, untuk mengundang lalat hingga bertelur

  5. Bisa ditambahkan gula atau madu

  6. Biarkah selama satu minggu, sehingga larva atau cacing dapat keluar dan siap di panen.

Bila dilihat lihat memang sangat menjijikan sekali, lele yang dikonsumsi ternyata bekas dari pakan cacing. Belum ditambah lagi, pakan dari kotoran manusia karena justru hal inilah yang sangat berbahaya karena cacing yang tumbuh bersifat keras untuk dihancurkan meskipun telah dimasak, akibatnya telur mengendap di dalam tubuh lele dan masuk ke dalam tubuh manusia lain. Salah satu contoh yang paling sering adalah cacing kremi, yang dapat bertahan kurang lebih 3 minggu di area terbuka sekalipun.

Namun Dr Oz mengungkapkan bahwa tidak semua peternak melakukan hal demikian, maka dari itulah kita harus pintar dalam memilih pasar lele yang tepat. Jagalah kebersihan lele dan usahakan memasak makanan lele dengan sangat matang.


Kenapa Lele Bisa Bertahan Di Air Keruh, dan Bercampur Kotoran?

Ikan lele memang dilengkapi dengan kelebihan dapat bertahan hidup di air yang keruh, dan kotor karena jenis ikan ini dilengkapi dengan pernafasan labirin. Apa itu labirin? Labirin merupakan alat pernafasan tambahan pada ikan yang fungsinya dapat mengambil udara ke atas permukaan dan menyimpannya dalam waktu yang lama sehingga jangan heran bila lele keatas permukaan hanya sebentar namun dapat bertahan lama di bawah air yang keruh yang miskin oksigen sekalipun bahkan bercampur dengan kotoran.


Manfaat Ikan Lele Vs Ikan Salmon

Banyak yang mengatakan bahwa kandungan ikan lele setara dengan kandungan yang ada pada ikan salmon, menurut Dr.Oz hal ini memang benar karena lele mengandung omega 3 dan omega 6 sama seperti ikan salmon. Perbedaannya adalah cara mengkonsumsinya, bila ikan salmon dapat ditelan secara mentah, namun ikan lele tidak harus di masak terlebih dahulu untuk mengurangi bakteri yang ada.

Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari kesehatan, diantaranya :

  1. Membantu menutrisi otak lemak omega 3 dan lemak omega 6 adalah lemak yang baik bagi tubuh bersifat HDL (lemak baik) yang membantu tubuh memenuhi nutrisi otak

  2. Kaya protein sangat bermanfaat sekali bagi seorang anak yang lagi masa tumbuh kembang, membangun massa otot dan kepadatan tulang

  3. Kandungan B12, seporsi ikan lele saja sudah membantu memenuhi kebutuhan B12 dalam tubuh, B12 sangat berpengaruh sekali pada tubuh yang sering lelah. Dianjurkan bila tubuh anda merasa lelah, cobalah untuk memakan lele. Mengkonsumsi ikan lele juga bermanfaat untuk menyembuhkan anemia, tubuh mudah lelah dan kesulitan dalam mengingat sesuatu.

  4. Fosfor Untuk Pembentukan Tulang Dan Gigi. Ikan lele memang banyak sekali mengandung fosfor, tak hanya dari susu saja ternyata lele juga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan tulang dan gigi. Zat fosfor pada tubuh manusia ini pada intinya akan diserap berkisar 70% akan dicerna oleh tubuh dan digunakan untuk menunjang kesehatan gigi dan tulang.

  5. Menurunkan tekanan darah. Dari jenis ikan ini memang sangat membantu sekali dalam menurunkan tekanan darah tinggi, omega 3 pada ikan merupakan lemak (HDL) yang sifatnya sangat baik dalam melawan lemak jahat (LDL). Cenderung orang tidak mengetahui bahwa kolesterol tinggi sangat berkaitan dengan penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan hipertensi (tekananan darah tinggi). Penurunan hipertensi ini dapat anda lakukan dengan mengkonsumsi lele 3x sehari.