Biaya dan Resiko Operasi Syaraf Terjepit

Biaya dan resiko operasi syaraf terjepit – Syaraf kejepit, biasa disebut juga sebagai Hernia Nucleus Puposus (HNP), yakni sebuah kondisi timbulnya gangguan hingga menyebabkan melelehnya atau menonjolnya lapisan di permukaan ruas tulang. Diantara kasus syaraf kejepit akut ataupun kronis umumnya sering dilakukan tindakan operasi, dengan tujuan menstabilkan tulang belakang, caranya dengan menghubungkan bagian tulang belakang memakai kepingan di setiap bagian yang mengalami syaraf kejepit serta memakai sekrup untuk menahan tulang belakang yang digabungkan. Tujuan lainnya yaitu melepaskan bagian syaraf yang telah tertekan dengan memindahkan pergeseran tulang taji atau bagian piringan.

Akan tetapi, menurut sebagian ahli medis khususnya dokter ahli bedah ortopedi, umumnya kasus syaraf kejepit ini tidak membutuhkan tindakan operasi. Ada sekitar 73% kasus bisa dikendalikan sesudah 12 minggu melakukan fisioterapi dan pengobatan. Namun, untuk Anda yang berencana melakukan tindakan operasi sebaiknya ketahui beberapa hal penting mengenai operasi syaraf terjepit, seperti biaya dan resiko operasi syaraf terjepit.

Kisaran Biaya Operasi HNP

Adapun kisaran biaya operasi HNP atau kasus syaraf kejepit antara Rp.20 juta sampai Rp.30 jutaan. Jumlah biaya operasi tersebut masih belum termasuk pengeluaran-pengeluaran lainnya. Biaya operasi syaraf kejepit untuk tiap rumah sakit tentu saja berbeda-beda, demi memastikannya Anda bisa langsung menghubungi pihak Rumah Sakit yang bersangkutan. Untuk prosedur operasinya sendiri bisa bersifat bedah mikro atau konvensional. Bedah mikro ini dilakukan dengan menggunakan alat endoskop atau mikroskop. Opsi prosedur operasi syaraf kejepit tergantung dari ketersediaan alat maupun temuan pemeriksaan pasien, serta temua gambar MRI. Selain itu, prosedur tersebut dilakukan lewat sayatan di bagian tengah punggung atau bagian yang terkena syarat terjepit.

Lalu, Bagaimana Efek Samping dan Resiko Syaraf Kejepit?

Banyak komplikasi yang kemungkinan terjadi selama tindakan operasi berlangsung. Ada beberapa resiko komplikasi yang diakibatkan oleh anestesi saat operasi.

Adapun komplikasi yang bisa terjadi selama operasi, diantaranya :

  • Kebocoran Cairan Pada Tulang Belakang Kebocoran cairan pada tulang belakang bisa menyebabkan resiko infeksi cairan pada tulang belakang atau meningitis. Apabila hal tersebut terjadi, kemungkinan Anda harus melakukan tindakan operasi yang kedua.
  • Timbulnya Cedera Saraf di Bagian Tulang Belakang Selama tindakan operasi, saraf tulang belakang bisa saja terluka. Apabila hal tersebut terjadi, mungkin Anda akan mengalami kerusakan syarat tubuh yang terlibat secara permanen. Hal tersebut bisa mengakibatkan mati rasa secara permanen, nyeri atau terjadinya kelemahan.
Adapun efek samping dan resiko sesudah operasi HNP, diantaranya :
  • Nyeri terus menerus Terkadang operasi tersebut tak selalu bekerja. Bisa saja Anda akan mengalami rasa nyeri secara terus menerus akibat beberapa alasan. Selain itu, terkadang saraf yang sebenarnya rusak akibat tekanan herniasi dan kemungkinan belum sepenuhnya sembuh. Anda juga bisa mengembangkan bagian jaringan parut sesudah seminggu dioperasi yang mengakibatkan timbulnya rasa sakit, persis seperti apa yang dirasakan sebelum tindakan operasi.
  • Infeksi infeksi bisa terjadi di bagian sayatan kulit, di bagian kanal tulang belakang yang ada di sekitar saraf, ataupun di dalam disk. Apabila infeksi terjadi melibatkan sayatan pada kulit, mungkin Anda hanya membutuhkan antibiotic saja. Akan tetapi berbeda jika infeksi tersebut melibatkan kanal daerah disk atau tulang belakang, mungkin Anda membutuhkan operasi kedua dengan tujuan mengeringkan terjadinya infeksi. Selain itu, Anda juga membutuhkan antibiotic sesudah operasi kedua agar infekti terobati.

Berdasarkan informasi biaya dan resiko operasi syaraf terjepit tersebut di atas, tentu bisa jadi pertimbangan Anda sebelum memutuskan untuk melakukan operasi. Selain itu, sebenarnya masih ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengobati syaraf kejepit, misalnya saja dengan cara-cara tradisional. Kini hadir pengobatan syaraf kejepit tanpa harus operasi, yakni dengan menggunakan bantal kesehatan.

Kami menjual bantal kesehatan yang direkomendasikan pakar kesehatan untuk mengatasi syaraf kejepit, membuat tidur Anda lebih berkualitas saat malam hari, serta membuat Anda lebih rileks. Bantal kesehatan ini bekerja dengan cara memberikan sensasi yang hangat di bagian leher sampai kepala. Kehadiran bantal kesehatan yang satu ini, tentu saja sangat membantu Anda untuk mengatasi insomnia, entah itu akibat stress ataupun keletihan usai bekerja seharian. Dengan biaya dan resiko operasi syaraf kejepit yang tentu saja membuat Anda keberatan melakukan operasi, tak ada salahnya mencoba alternative dengan menggunakan bantal kesehatan!



Tags: , , ,