Apa itu tembakau gorila? Inilah Kenikamatan dan Bahaya Jenis Narkoba Ini

Apa itu tembakau cap gorila? Mungkin informasi ini telah menjadi viral di kalangan masyarakat terutama di sekolah sekolah yang wajib mewaspadai beredarnya bungkusan dengan logo gorila. Lalu apa sih barang tersebut?

Menurut informasi dari pembuatnya sekaligus tersangkanya mengaku bahwa tembakau cap gorila dibuat dari bahan bahan alami organik yaitu cengkeh, Lion’s Tail dan Wild Dagga. Ketiga tumbuhan ini dikeringkan dan ditumbuk sehingga menjadi satu. Setelah penumbukan selesai, barulah dilinting seperti batang rokok yang ukurannya sedikit lebih panjang. Cara pengkonsumsiannya juga sama seperti rokok yaitu dihisap dan dikeluarkan kembali.

Kemasan kemasan tembakau cap gorila ini sangat beragam karena tidak hanya satu industri saja yang memproduksinya, ada pula kemasan seperti lintingan rokok dan ada pula seperti kemasan teh bungkusan tanpa lintingan. Menurut para industri yang di interview oleh polisi, informasi ini berasal dari aktivitas aktivitas bandar narkotika diluar negeri.


Lalu, Apa Efek Atau Kenikmatan Dari Pengkonsumsinya?

Banyak kalangan remaja yang belum mengenal efek samping, kenikmatan setelah menghisap tembakau berlogo gorila besar ini. Bagi kalangan mahasiswa mungkin sudah mengetahuinya, karena sebagian besar rokok jenis tembakau cap gorila sangat mudah menyebar di kampus kampus kota besar maupun kabupaten.

Menurut salah satu pengguna tembakau cap gorila yang di intrograsi adalah merasakan sensasi nge-fly namun tubuh tidak dapat bergerak seperti layaknya tertiban gorila besar. Maka dari itulah jenis narkotika ini disebut sebagai “tembakau cap gorila”, atau dalam slogan diberikan kata “bersiaplah untuk tertiban gorila besar di punggung anda”.

Salah satu mahasiswa dari jakarta berinisial (R) juga penasaran dengan rokok demikian, dia mengaku bahwa rokok tembakau cap gorila yang dihisapnya tidak memberikan rasa apa – apa, namun memberikan sensasi ceria setelah hisapan ketiga hingga seterusnya, namun pada akhirnya si “R” mengalami kepanikan karena tubuhnya sangat berat, mula mula hanya di punggungnya saja lama kelamaan total tubuhnya tidak bisa bergerak.

Efek buruk yang dihasilkan setelah penggunaan Tembakau Cap Gorila diantaranya :

  1. Jantung berdebar

  2. Kejang otot

  3. Halusinasi intens

  4. Gangguan psikis

  5. Muntah muntah

  6. Perasaan untuk bunuh diri lebih besar

  7. Menjadi pemarah dan ingin melakukan tindakan kriminal

  8. Tremor (menggigil) terus menerus.

  9. Ketergantungan untuk meredakan semua gejala 1 – 8

  10. Kesemutan

  11. Berkeringat


Terbuat dari apakah Tembakau Cap Gorila Ini Sebenarnya?

Bahan yang terkandung pada logo ccap gorila memang tergolong organik, namun dari hasil lab mengatakan bahwa tembakau tersebut telah dicampuri zat berbahaya seperti synthetic cannabinoids dan apesiminika. Menurut lab.bnn.go.id Synthetic cannabinoids merupakan senyawa dapat melakukan pengikatan terutama pada sumsum tulang belakang, Synthetic cannabinoids telah di tetapkan pada tahun 2014 sebagai senyawa narkotika. Kedua bahan ini berbentuk cair yang disemprotkan ke dalam tembakau tersebut, sehingga memberikan kesan seperti ganja sintetis.


Benarkah Tembakau Cap Gorila Masuk Ke dalam 33 Jenis Narkotika ?

Produk tembakau cap gorila ini memang belum masuk dalam kategori hukum, namun dar kepala humas BNN mengaku bahwa terdapat kandungan narkoba setelah hasil uji laboratorium, namun belum ada ketetapan hukuman bagi pengedar maupun pengguna jenis produk ini.

Slamet Pribadi (Kabag Humas BNN) telah mengatakan bahwa pihak BNN telah bekoordinasi dengan kementrian kesehatan agar dapat segera memasukan zat bahaya ini sebagai zat narkoba agar dapat diatur oleh Undang Undang yang berlaku.


Bagaimana Hukuman Bagi Pengedar atau Penjual Tembakau Cap Gorila

Meskipun saat ini, pengedar tembakau cap gorila tidak bisa ditindak secara pasal hukum narkotika, namun pengedar dapat dikenakan pasal 199 ayat (1) UU 36/2009, tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif. Pengedar dapat dikenakan sanksi hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 500 juta rupiah.


Bagaimana Pelajar / Mahasiswa Membeli Tembakau Cap Gorila?

Para pelajar dan mahasiswa adalah sekelompok orang yang mudah mendapatkan jenis narkotika tembakau cap gorila ini. Penggunaannya pun sangat aman bagi pengkonsumsinya, tak perlu takut di pakai di muka umum maupun di kamar karena asap yang ditimbulkan serupa dengan asap rokok biasa.

Untuk mendapatkan tembakau cap gorila ini biasanya para pelajar hanya perlu merogoh koceng sebesar Rp 25.000 hingga Rp 300.000 /per batang saja. Murah dan meriah untuk pemakaian awal narkoba sehingga banyak yang mencoba narkoba jenis ini, tak heran tembakau ini dapat menjadi viral di kalangan pelajar.

Para pengedar biasanya menggunakan mulut ke mulut, facebook, instagram dan sosial media lainnya untuk berinteraksi dengan produsen tembakau.