Alat Tes HIV

Alat tes HIV merupakan alat yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan virus HIV di dalam tubuh anda. Deteksi HIV lebih dini membuat seseorang mendapatkan penanganan yang tepat, perlu diketahui bahwa seseorang yang terinfeksi HIV bukanlah vonis mati.

Sebagian orang tidak menyangka bahwa mereka mengidap virus HIV, entah itu diakibatkan oleh penularan orang lain maupun akibat diri anda sendiri. Maka dari itu WHO telah menyebutkan bahwa indonesia menduduki peringkat ketiga dari virus HIV. Banyaknya orang indonesia menderita HIV lantaran virus ini tidak menimbulkan gejala yang signifikan.

HIV sebenarnya sebuah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, melemahkan tubuh untuk melawan penyakit serta menurunkan penyembuhan dari dalam tubuh anda sendiri. Beberapa gejala memang tidak bisa diklaim bahwa itu adalah HIV, namun kita bisa menguatkan melalui alat tes hiv atau mengetahui penyebabnya, diantaranya :

  1. Pencandu narkoba memiliki tingkat resiko lebih tinggi untuk mengidap HIV.
  2. Terkena darah, sperma, air susu ibu, cairan vagina melalui luka – luka kecil
  3. Suntik yang tidak steril
  4. Tranfusi dari darah seseorang yang mengidap HIV
  5. Menato badan, karena tato juga termasuk saling pinjam meminjam jarum suntik
  6. Seks sesama sejenis, dan seks bebas lebih dari 1 pasangan
  7. Pertukaran air liur, seperti minuman dengan seseorang yang menderita HIV dan terkena pada seseorang yang sedang sariawan atau luka pada rongga mulut.

HIV

 

Bagaimana Melakukan Tes HIV?

Untuk melakukan deteksi HIV, anda harus pergi ke rumah sakit atau puskesmas yang menyediakan layanan tes HIV. Biasanya dokter akan memberikan tes standar berkisar antara 1 – 6 bulan, dengan mengambil sampel darah untuk memeriksa antibodi. Bila terdapat antibodi HIV maka dipastikan anda positif HIV.

Mengapa antibodi dianggap sebagai positif HIV, hal ini zat antibodi tubuh akan memproduksi untuk melawan beberapa penyakit, bila tubuh anda memproduksi antibodi HIV maka secara langsung tubuh anda sedang melawan virus HIV.

 

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Memeriksa HIV ?

Mulailah sekarang, silahkan baca informasi mengenai beberapa penyebab yang lebih lengkap dan rinci, karena HIV tidak mudah di diagnosis kecuali dengan pemeriksaan alat tes hiv. Menurut dokter, pemeriksaan dianjurkan setelah 3 – 4 minggu setelah di diagnosis terjangkit virus HIV dan produksi antibodi. Pemeriksaan kedua diulang kembali setelah 3 bulan, bila ternyata hasil terakhir pemeriksaan menginformasikan bahwa masih positif, maka anda harus menjalani pengobatan. Sedangkan sebaliknya, bila dalam waktu 3 bulan mendapatkan hasil “non-reaktif” maka anda tidak terinfeksi HIV. Jadi kesimpulannya adalah setelah mengetahui bahwa anda mengidap HIV, belum tentu HIV itu berlanjut ke dalam tubuh anda maka tes kedua adalah yang menentukan setelah paparan.

 

Saya Merasa Malu Untuk Memeriksa Di Rumah Sakit, Apakah Saya Dapat Tes Di Rumah?

Jawabnya bisa, baru – baru ini gencarnya HIV yang menyebar luas, Badan Administrasi Makanan dan Obat – Obatan AS (FDA) telah menyetujui dan telah menvalidasi keakuratan alat tes hiv. Beberapa alat tes hiv yang direkomendasikan :


Alat tes hiv apotik diatas merupakan alat yang memiliki tingkat akurasi 98%, dan banyak di beli di rekomendasikan oleh dokter. Alat tes hiv diatas juga banyak dibeli oleh konsumen kami yang rata – rata adalah pemilik apotik besar.

Kemudahan transaksi di Mitra kami, selalu diutamakan. Silahkan hubungi Customer Service kami yang siap melayani anda selama 12 jam mulai dari pukul 08.00 – 20.00, tidak hanya itu anda juga dapat menanyakan alat tes hiv aids  selain diatas, pertanyaan, keluhan dan lainnya GRATIS. Hubungi kami lewat chat online, sms dan telephone karena mitra kami siap membantu anda.


Tags: , , ,